by

Teror Surabaya & Sidoarjo, Bukti Nyata Indonesia Dikelilingi Kelompok Intoleran

-Nasional-277 views

Jakarta – Sejumlah mahasiswa tergabung dalam Fisip Univerisitas Bung Karno, menggelar aksi damai memperingati aksi menyikapi teror yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo di Jalan Diponegoro Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).

Ilwan Nehe selaku aktivis kordinator Fisip-UBK Bersatu menyampaikan bahwa kejadian yang terjadi merupakan bukti nyata kelompok intoleran di Indonesia semakin masif.

“Kejadian teror belakangan ini bukti nyata bahwa Indonesia masih di kelilingi┬ákelompok-kelompok intoleran,” ujar, Ilwan Nehe.

Pihaknya mengecam kejadian yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo sehingga sebagian nyawa pun tak terselamatkan pada kejadian itu.

Lebih lanjut, Mahasiswa semester akhir ini menyampaikan bahwa negara lalai atas kejadian ini dan negara diminta hadir untuk menstabilkan situasi nasional.

“Aksi terorisme selama dua hari berturut-turut bukti bahwa negara lalai menangani aksi ini, negara harus bersikap tegas dan hadir menstabilkan situasi nasional,” tambahnya.

Dalam orasinya ia menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo harus mengevaluasi kembali Kemenpolhukam, Bin dan Polri atas kejadian ini.

“Kami menghargai bahwa pemerintah sibuk kerja bangun ini itu, namun ada hal yang penting dikerjakan di bangsa ini yaitu keamanan, kemanusiaan dan keamanan negara. Kami berharap supaya Pak Presiden mengevaluasi kinerja kemenpolhukam, BIN dan Polri,” sebut Ilwan Nehe.

Ditempat yang sama mahasiswa FISIP lainnya Muhammad Fauzi menyampaikan bahwa RUU terorisme harus segara disahkan.

“Ya rancangan RUU Terorisme sudah dari 2016 tapi sampai sekarang entah apa yang memberatkan RUU Terorisme itu tidak disebarkan di sah kan,” ucap Muhammad Fauzi.

Para mahasiswa juga menuntut pemerintah bertindak tegas terkait terorisme.

“Ya kami menuntut Presiden segera ambil langkah tegas terhadap RUU Terorisme,” tukasnya.

Comment

News Feed