Gugur 5 Syuhada Polri, Mahasiswa Mpu Tantular Kutuk Keras Aksi Biadab Napi Teroris di Mako Brimob

Jakarta – Aliansi Mahasiswa Universitas Mpu Tantular mengutuk keras aksi radikal dan biadab yang dilakukan napi teroris di Mako Brimob Kelapa Dua.

Pasalnya, dalam kejadian tersebut telah memakan korban nyawa 5 polisi dan 1 orng teroris serta 4 orang korban luka yang salah satunya adalah polisi wanita.

“Kami menyampaikan rasa turut berduka cita mendalam atas gugurnya syuhada-syuhada Polri dalam melaksanakan tugas negara dan semoga keluarga yang ditinggalkan di berikan ketabahan dalam menghadapi duka ini,” ungkap Ketua Aliansi Mahasiswa Universitas Mpu Tantular R.A.Rengirit, hari ini.

Menurut dia, fenomena ini menunjukan masih begitu besar potensi radikalisme dan terorisme yang masih terjadi di negara Indonesia dan belum di usut tuntas oleh pemerintahan dan pihak terkait. Padahal Indonesia adalah satu negara yang beragama, sebab semua agama telah mengajarkan yang namanya kedamaian.

“Agama-agama ini sangat anti dengan yang namanya kekerasan, dengan berpedoman dengan apa yang terjadi,” tegas R. A. Rengirit.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya meminta Presiden Joko Widodo segera mengambil tindakan tegas untuk mengusut tuntas kasus terorisme yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa barat.

“Kami berharap agar situasi ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak manapun untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan politik karena untuk memerangi terorisme dan radikalisme adalah tanggung jawab kita bersama,” sebutnya.

Dia pun meminta agar pihak Kepolisian menindak tegas para napi terorisme yang menyebabkan kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang untuk menyikapi kerusuhan di Mako Brimob serta mendoakan para korban yang meninggal agar amal dan ibadahnya di terima di sisi Allah SWT,” tandasnya.

“#bersamamelawanterorisme, #HidupPolri, #Hidupindonesiadalamdamai,” pungkasnya