by

Masjid Bukan untuk Adu Domba

-Nasional-144 views

Jakarta – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Jawa Barat menolak dengan keras adanya gerakan segelintir kelompok yang menggunakan masjid sebagai lahan kampanye politik praktis.

“Masjid tempat untuk berdakwah syiar Islam, bukan untuk memperdengarkan kebencian, caci maki dan adu domba,” kata DKM Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Kamis (19/4/2018).

Mereka mengatakan bahwa Masjid harus kembali kepada fungsi awalnya yakni sebagai tempat untuk beribadah dan berkegiatan kegamaan yang kaffah. Bukan justru membawa narasi yang justru membuat umat maupun jamaah masjid terpecah belah karena perbedaan pandangan politik.

“Masjid itu untuk menyatukan ummat, bukan membawa kepada perpecahan. Politik praktis hanya akan membawa gesekan jamaah Masjid,” tegasnya.

Seruan ini disampaikan DKM Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta di kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Agenda tersebut digelar hari ini, Kamis (19/4/2018). Bahkan ribuan jamaah yang hadir juga sekaligus untuk mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh Dai, Ustadz Asep Fitriadi.

Seluruh peserta yang hadir juga adalah para Ulama, Asatidz, takmir masjid se Purwakarta, ormas Islam, ormas kepemudaan hingga para santri dan masyarakat umum lainnya. 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed