by

Amien Rais Disarankan Konsultasi ke Psikologi

Jakarta – Komentar pedas dari Amien Rais terkait pembagian sertifikat yang dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo adalah pengibulan mendapat kecaman dan reaksi dari sejumlah kalangan.

Pengamat dan peneliti politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie menilai Joko Widodo sudah melakukan hal yang mulia dan terbaik bagi masyarakat yang selama ini sulit mengurus kepemilikan tanah.

“Si Amien Rais barangkali seakan-akan menutup mata, dia gak menggunakan akal sehatnya. Masakan hal yang bagus dikritik,” kata Jerry.

Memang menurut Jerry, dalam rilis yang di sampaikan ke media ini Rabu 21/3/2018, mengatakan apapun hal baik yang dilakukan Jokowi tetap di serang dan kritik, “tulisnya.

“Kita belajar seperti orang barat. Contoh, orang Amerika yang merespon dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja dan karya seseorang yang baik,” tutur Jerry.

Memang sejak awal sentimen negatif Amien terhadap presiden sudah terlihat.

“Dia kan (Amien, red) sudah usur usianya alias tua? harusnya lebih bijaksana dalam berpikir, memang dia salah satu haters Jokowi. Mana pernah Amin mau memuki semua program Jokowi untuk kesejahtraan rakyat. Malahan dicela, dikecam dan dituding,” kata peneliti politik dan kebijakan publik di Amerika ini.

Jerry menilai ada yang salah dengan Amien Rais, kurang tau apa dia memiliki masalah psikologis.

“Saya sarankan si Amien memeriksakan dirinya ke dokter spesialis dan konsultasi masalah psikologis agar cara pikirannya stabil. Dia ngomong seakan-akan dirinya paling benar dan hebat. Roh menyalahkan yang dia miliki cukup besar,” kata dia.

Sejak awal ujar Jerry, Amien diakui kerap bikin  gaduh dan gamang. Dia itu mirip si Habib Rizieq yang selalu bikin onar.

Sementara tutur Jerry, Komunikasi politik dan sosial dari Amien weak and worst (lemah dan buruk).

“Message yang disampaikan sangat buruk dan bahasa verbal dan non verbalnya amburadul feet-back-nya gak tepat,” kata dia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed