Aksi Penolakan Jokowi dalam Dies Natalies UI Makin Ramai Diperbincangkan

Jakarta – Penolakan aktivis UI terhadap kedatangan Jokowi ke Dies Natalies UI pada Jumat 2/2/18 ramai diperbincangkan di sosial media.

Beredar pula spanduk ajakan dalam sosial media bertuliskan: tolak kampus dijadikan alat pencitraan politik, tolak Jokowi masuk kampus, jangan politisasi kampusku, tolak Jokowi dalam Dies Natalies UI, jangan politisisasi kampusku, Dies Natalies bukan tempat pencitraan, tunaikan janji hentikan pencitraan.

Tulisan yang mengatasnamakan aktivis UI tersebut ramai diperbincangkan karena Jokowi akan memberikan pidato dalam acara Dies Natalies UI.

Baca juga : ILUNI UI: Kehadiran Jokowi adalah Apresiasi Keluarga Besar UI, Jadilah Tuan Rumah yang Baik

Aktivis UI Salim Hutadjulu menuding kedatangan itu adalah strategi pencitraan Jokowi menjelang kampanye 2019.

Alhasil, Aktivis UI malari dan reformasi mewacanakan akan menolak aksi kedatangan Jokowi ke Kampus UI.

Komentarnya yang beredar di sosial media beraneka macam diantaranya keren, mantap, lanjutkan, hanya Aktivis UI yang konsisten dengan rakyat, anak UI membanggakan, berani dan konsisten adalah nafas aktivis UI.

Ada juga komentar yang mempertanyakan keberpihakan pihak administrasi kampus dan akademisi UI dalam Dies Natalies tersebut. Mereka kaum intelektual harusnya memberikan contoh kepada rakyat. Sikap kritis mereka ditunggu-tunggu oleh rakyat. Akademisi kanan mau tukang stempel kebijakan pemerintah.

Aktivis UI yang dimotori oleh Salim Hutadjulu, Herry Hernawan dan aktivis reformasi lainnya direncanakan akan mengejutkan Balairung UI pada saat Jokowi berpidato Jumat 2 Februari 2018.

Mereka merencanakan kumpul di depan Balairung saat Dies Natalies pada pagi hari.