by

Kiyai Makmun: Jangan Politisasi Masjid

-Nasional-392 views

JAKARTA – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, KH Makmun Al Ayyubi mengajak seluruh pengurus dan takmir masjid di seluruh DKI Jakarta untuk menjaga agar Masjid tidak menjadi tempat kegiatan politik praktis.

“Yuk kita hindari perpecahan. Semua orang berkumpul di Masjid. Umat itu bagaimana pemimpinnya, ummat itu bagaimana pemimpin masjidnya. Kalau kita (jamaah) berikan mereka warna yang sejuk dan damai, maka akan menghindarkan rasa perpecahan,” kata Kiyai Makmun di tengah-tengah kegiatan Halaqoh Forum Silaturrahim Takmir Masjid se-DKI Jakarta di Masjid As-Salafiyyah Pangeran Jayakarta, Jakarta Timur, Jumat (26/1/2018).

Ia pun menegaskan organisasi dan kelompok apapun untuk tidak menggunakan masjid di luar konteks norma dan kaidah Islam di Indonesia. Apalagi sampai menyerang personal seseorang untuk kepentingan politik pribadi maupun kelompok.

“Jangan jadikan Masjid untuk gerakan-gerakan yang tidak cocok dengan norma-norma dan kaidah-kaidah Islam Indonesia. Bahwa kita umat Islam Indonesia yang diatur cara-cara beragama, berbangsa dan bernegara yang baik. Makanya perlu kesadaran beragama dan kesadaran berbangsa dan bernegara. Di manapun masjidnya,” tegasnya.

Kemudian Kiyai Makmun juga meminta kepada kelompok manapun untuk tidak menyebarkan kebencian termasuk juga umat Islam. Ia meminta agar ajaran Islam disebarkan dengan cara yang hasanah dan sesuai dengan koridor dan kaidah yang tepat.

“Ttugas kita adalah mengajak orang berbuat baik dengan catatan jangan ada pemaksaan. Jangan pernah mengkafirkan orang Islam. Barang siapa mengkafirkan orang muslim sesungguhnya dia sendiri yang telah kafir,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kiyai Makmun menekankan agar Masjid dikembalikan fungsinya untuk bersyiar, beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan, bukan untuk menghasut jamaah demi kepentingan politik individu atau kelompok.

“Jangan cari suara dari masjid. Kembalikan fungsi masjid untuk tempat mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan tempat mencari ketenangan. Kalau masjid sudah mendukung atau tidak mendukung, ya repot nanti,” tambahnya. (ibn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed