KPK Diminta Bersihkan Mafia di Bank DKI

Jakarta – Puluhan massa tergabung dalam FPM-Indonesia berunjuk rasa didepan Kantor Bank DKI Jakarta, Kamis (30/11).

Mereka mendesak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bisa mengungkapkan semua kejanggalan yang ada di BANK DKI tersebut tanpa alasan apapun.

“Kami minta KPK segera memeriksa pejabat Bank DKI terkait temuan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi dan BPK bisa mengauditnya,” kata Koordinator aksi Fahris, hari ini.

Selain itu, Fahris menegaskan pihaknya mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur DKI segera mencopot semua Direktur Bank DKI. Fahris mengaku pihatin dengan kondisi negara yang sudah merdeka beberapa puluh tahun yang silam, tetapi negara ini masih mengalami penjajahan oleh para penguasa yang rakus akan kekuasaan, berbagai macam problem yang masih menjadi tugas para pemimpin di negeri ini, terutama persoalan pemberantasan korupsi.

“Korupsi adalah musu kita bersama, Korupsi merusak moral bangsa dan kejahatan yg terstruktur rapih dan masif. Jika terus di biarkan sudah tentu menjadi kebiasaan,” ucapnya.

Oleh karena itu, sambung Fahris, lembaga antirasuah harus mempunyai peran penting untuk membasmi dan menuntaskan kasus-kasus korupsi yang ada di bangsa ini, terutama di kubu BANK DKI. BANK DKI yang mesti mengelolah uang rakyat malah menjadi mafia untuk merampok uang rakyat. Sebab terjadi diduga ada indikasi korupsi di kubu BANK DKI yang melibatkan beberapa oknum petinggi pejabat yang ada di BANK DKI tersebut.

“BANK DKI yang menjadi miniaturnya Indonesia semestinya menjadi contoh untuk tidak melakukan praktek-praktek korupsi maupun praktek lainnya yang berdampak buruk bagi Jakarta sebagai Ibu Kota Negara,” pungkasnya.