Sumbangsih Karakter Buruk Bangsa, Hotel Alexis Cs Bakal Digeruduk Massa

Jakarta- Polemik tempat-tempat hiburan malam kini menjadi sorotan, khususnya Hotel Alexis yang sempat mencuat wacana akan ditutup oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Terkait dengan hal itu pula lah, Ketua Komite Nasional Garda Nawacita, Abdullah Kelrey berencana melakukan aksi unjuk rasa yang akan digelar di beberapa tempat hiburan malam, termasuk Hotel Alexis dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

Dalam aksinya itu, pria yang karib disapa Bung Rey itu menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung kebijakan pemerintah Joko Widodo yang ingin melakukan pembenahan karakter bangsa Indonesia. Apalagi rencana besar Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang bertekad untuk menutup total Hotel Alexis saat kampanye politik beberapa bulan yang lalu itu.

“Kami sangat mengapresiasi kebijakan Presiden Jokowi dan Anies-Sandi yang selalu berbicara tentang karakter bangsa Indonesia. Maka apapun yang harus dilakukan harus sesuai dengan kultur budaya Indonesia, jangan meniru budaya luar yang justru merusak,” kata Rey dalam keterangan persnya, Selasa (17/10/2017).

Beberapa lokasi yang disebut bisa menjadi lokasi yang bisa memberikan sumbangsih penyebaran karakter buruk tersebut adalah beberapa lokasi hiburan malam. Diantaranya adalah Hotel Alexis, Colombus, Hotel Classic Jakarta dan Exodus.

“Meminta segera Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta untuk segera menutup nama-nama tempat hiburan malam yang ada di rilis. Kalau memang Jokowi selalu berbicara budaya Indonesia, maka segera tutup tempat-tempat hiburan tersebut ,” tegasnya.

Rey menegaskan bahwa lokasi-lokasi hiburan malam tersebut sangat memberikan sumbangsih buruk, khususnya dalam membangun karakter buruk bangsa Indonesia.

“Karena tempat-tempat hiburan tersebut menyediakan program yang merusak budaya bangsa kita,” ujar Rey.

Bahkan Rey juga menekankan, bahwa pihaknya sangat mendukung rencana besar Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk menutup total Hotel Alexis tersebut.

“Dinas Pariwisata DKI di bawah kepemimpinan Anies-Sandi dengan janjinya untuk menutup Alexis, dengan ini segera menutup Alexis dan kami desak jangan Alexis saja yang ditutup, beberapa tempat hiburan lain segera ditutup pula,” tukasnya.

Lebih lanjut, Rey menyampaikan bahwa pihaknya akan menggekar aksi unjuk rasa di beberapa lokasi hiburan malam tersebut, hingga di kantor Dinas Parisiwata DKI Jakarta. Bahkan ia mengatakan aksi yang akan digelar pada hari Jumat (20/10/2017) nanti akan memblokir akses lokasi-lokasi tersebut.

“Kita bersama-sama akan segel tempat-tempat hiburan itu dan Dinas Pariwisata. Ini merupakan bagian dari bentuk kami mendukung penuh kebijakan Anies-Sandi untuk menutup tempat hiburan tersebut,” tutupnya.