Blusukan Sholat Subuh Berjamaah, Kapolres Jaktim Gandeng Ulama Jaga Kerukunan Beragama

Jakarta – Gerakan ibadah shalat subuh berjamaah telah dicanangkan Kapolda Metro Jaya untuk diterapkan di jajarannya. Dengan gerakan itu, diharapkan polisi dapat membaur kepada warga untuk meningkatkan situasi Kamtibmas menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, pun mengaplikasikannya dengan melaksanakan ibadah tersebut bersama unsur tiga Pilar Muspiko, Muspika dan FK ULUM Kecamatan Cakung di Masjid Al-Huda, Penggilingan, Jakarta Timur, Minggu 26 Maret 2017.

Kegiatan diawali dengan sholat Shubuh berjama’ah dan dilanjutkan dengan tausiyah-tausiyah dari Ketua Masjid Al-Hudha Ustad Hanafi, dan Ketua FK ULUM Baharudin Ali.

Baharudin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada Andry dan berharap gerakan tersebut dapat meningkatkan jalinan silaturahim yang selama ini sudah terbangun sehingga peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas akan lebih optimal.

Sementara itu, Andry berpesan kepada seluruh Masyarakat Jakarta Timur untuk tetao bersama-sama menjaga Kamtibmas disamping itu juga mengajak para ulama, ustad dan para jamaah untuk senantiasa menjaga kerukunan hidup antar umat beragama .

Menurut Andry, Allah Swt menciptakan beragam dan bermacam-macam umat, agama serta kehidupan harus dijaga, dipelihara, dirawat, dihormati karena semua milik Allah Swt dan akan kembali kepada Allah Swt.

“Kita semua harus dapat menjaga toleransi, dan hormat menghormati
untuk dapat terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah wil Jakarta Timur khususnya kecamatan Cakung,” ucap Andry.

Lebih lanjut, Andry mengingatkan bahwa Allah SWT telah mengamanatkan kepada semua untuk menjaga alam semesta beserta isinya untuk kemakmuran dan kemaslatan UmatNya.

Acara subuh berjamaah ini ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan, keamanan dan persatuan serta persatuan bangsa Indonesia oleh Ustad Abdul Muin Sag.

Dalam rangka mewujudkan kamtibmas yang aman tertib dandapat dirasakan oleh seluruh warga masyarakat diperlukan partisipasi segenap warga masyarakat.