Habib Rizieq yang Keturunan Nabi Muhammad Harusnya Tersinggung dengan Ucapan Desmond

Jakarta – Aktivis 98, Dewi Tanjung mempertanyakan sikap pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq bin Shihab, terkait dengan ucapan anggota DPR RI, Desmon Mahesa yang menyinggung soal Nabi Muhammad dalam kasus Ahok.

Apalagi dikatakan Dewi, Habib Rizieq mengaku sebagai keturunan Rasulullah SAW, seharusnya juga bereaksi jika leluhurnya disinggung seperti itu.

“Saat manusia biasa yang bernama Desmon Mahesa, anggota DPR RI dari Gerindra, memperolok Nabi Muhammad SAW. Seharusnya, Habib Rizieq ini marah besar dan membela leluhurnya yang adalah Rosullullah dan junjungan umat muslim sedunia,” kata Dewi dalam siaran persnya, Senin (21/11/2016).

Ia menegaskan jika memang secara kontekstual seperti panasnya isu saat ini, seharusnya baik Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun Habib Rizieq harus melaporkan Desmon ke Bareskrim Mabes Polri, seperti halnya reaksi keras yang mereka tunjukkan kepada calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu.

“Harusnya MUI dan apalagi Habib Rizieq yang mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW yang ke-38 ini melaporkan Desmon Mahesa ke Mabes Polri, dan meminta Mabes Polri memproses Desmon Mahesa,” tegasnya.

Diketahui, dalam sebuah kesempatan wawancara live di salah satu stasiun televisi swasta, eks aktivis 98 ini menyindir sikap kubu Ahok yang ingin mendatangkan ulama Mesir untuk menjadi saksi ahli dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif itu.

Bahkan dalam sindirannya itu, Desmon mengatakan kenapa tidak sekalian saja Ahok meminta Tuha untuk mengidupkan Rasulullah SAW saja.

“Kenapa tidak Ahok meminta Tuhan menghidupkan Rasulullah,” kata Desmon dalam penggalan kalimatnya itu.

Terkait dengan lisan Desmon tersebut, Dewi pun mengkhawatirkan ada umat Kristiani yang bisa saja tersinggung dengan kalimat tersebut. Bahkan jika sampai ada yang tersinggung, dikhawatirkan perpecahan antar umat beragama bisa semakin dekat.

“Dan sudah sewajarnya umat Nasrani pun tersinggung atas ucapan Desmon ini. Karna mengatakan Tuhannya suruh menghidupkan Nabi Muhammad. Hal ini sangat berbahaya dan bisa memicu perpecahan antar umat beragama,” tukasnya.

Agar hukum dapat ditegakkan dengan benar, Dewi pun mendesak agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan surat rekomendasi agar anggota DPR RI ini diperiksa dan diproses secara hukum.

“Saya aktivis 98 mengharapkan bapak Presiden Jokowi, untuk mengeluarkan surat agar Demson ini segera di periksa dan di proses secara hukum yang berlaku,” tuturnya.

Desmon Sudah Dilaporkan ke Polisi

Diketahui, pada hari Rabu (16/11/2016) lalu, Aliansi Nasional 98 resmi melaporkan dugaan penistaan agama oleh Desmon ke Bareskrim Mabes Polri. Melalui Bambang Sri Pujo, para aktivis 98 ini berhasil mendaftarkan kasus dugaan penistaan agama ini dengan nomor LP/1146/XI/2016/Bareskrim tertanggal 16 November 2016.

Bahkan kata Bambang, apa yang dikatakan oleh Desmon di salah satu program talkshow di salah satu stasiun televisi tersebut jauh lebih berbahaya dari pada ucapan yang disampaikan oleh Ahok di Kepulauan Seribu.