Jakarta – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) menyebut Indonesia bakal dijadikan surganya bagi para penjahat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Ketua Umum SBSI Muchtar Pakpahan mengatakan keberadaan UU Tax Amnesty ini justru memperlihatkan bahwa sikap pemerintah tidak bersungguh-sungguh dalam memberantas tindak pidana korupsi.

“Negara ini mau dibawa kemana ?, ketidakadilan terjadi pada rakyat Indonesia,” ungkap Muchtar saat menyerahkan berkas pelengkap Judicial Review (JR) Gugatan UU Tax Amnesty di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Pendiri Partai Buruh itu menegaskan pihaknya akan berusaha menghentikan tindakan yang akan menjadikan Indonesia sebagai negara TPPU. Kata Muchtar, dari pasal-pasal itu ada ketidakadilan pada UU Tax Amnesty tersebut. Oleh karenanya pihaknya sepakat bersama elemen buruh lainnya tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Rumah Rakyat Indonesia (RRI) sepakat untuk mengajukan gugatan permohonan uji materi UU No. 11 tahun 2016 perihal pengampunan pajak.

“Kalau negara mau tegak soal pajak, libatkan buruh, kami tahu ada perusahaan yang menggelapkan pajak,” terang dia.

Muchtar menambahkan, buruh merupakan kelompok masyarakat yang paling taat membayar pajak, sebelum upah diterima, upah dipotong pajak duluan.

“Kenapa tiba-tiba pemerintah buat kebijakan pengampunan pajak. Sekarang penegakan hukum tidak jalan,” tandasnya.

Temukan juga kami di Google News.