by

Waspadai Cara Licik HTI Untuk Giring Opini Bubarkan Banser

-Polhukam-1,285 views

Jakarta – Jaringan Muslim Muda Jayakarta (JMMJ) menilai eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang resmi dibubarkan oleh pemerintah melakukan penggiringan opini bahwa bendera HTI yang dibakar oleh Banser adalah bendera tauhid.

“HTI mulai menggiring opini bahwa bendera HTI yang dibakar adalah bendera tauhid. Narasi ini sengaja dibikin di diproduksi terus mulai sejak awal dan endingnya adalah bubarkan Banser,” tegas Ketua JMMJ Ahmad L, dalam pesan rilisnya hari ini.

Lebih lanjut, Ahmad meminta agar publik tidak tergiring opini yang dimainkan oleh para loyalis HTI yang masih gentayangan di negeri ini. Kata dia, justru adanya peristiwa itu, kelompok mereka memanfaatkan situasi ini dengan semakin kencang untuk menggoreng kejadian tersebut demi memberikan image negatif Banser.

“Sehingga mantan HTI ini mencoba memainkan psikologi publik agar ikutan emosi dan ikutan mencaci maki Banser. Kesempatan ini justru mereka tidak sia-siakan, inilah bagian dari strategi licik HTI,” tambah dia lagi.

Oleh karena itu, kata Ahmad, pihaknya meminta kepada semua pihak untuk menahan diri, jangan terpancing maupun terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana.

“Waspadai ada upaya adu domba yang ingin memecah belah bangsa,” ujarnya.

Lebih jauh, Ahmad sependapat jika pembakaran itu dilakukan demi menghormati dan menjaga kalimat tauhid. Hal itu dilakukan agar tulisan tersebut tak terinjak-injak dan terbuang di tempat yang tak semestinya.

“Positif Thinking saja, jangan terprovokasi HTI. Banser mungkin ingin memperlakukan hal itu sebagaimana jika mereka menemukan potongan sobekan mushaf Alquran. Mereka akan bakar sobekan itu, demi untuk menghormati dan menjaga agar tidak terinjak-injak atau terbuang di tempat yang tidak semestinya,” tandasnya.

Comment

News Feed