by

Buikaff: Hoaks Kejahatan Luar Biasa Lebih dari Teroris & Korupsi !

-Polhukam-178 views

JAKARTA – Baru-baru ini, informasi hoaks dan fitnah yang berpotensi menimbulkan konflik sosial dan keresahan telah menggemparkan Republik.

Presiden Barisan Umat Islam Kaffah (Buikaff) Syarief Hidayatulloh sangat mengutuk pihak-pihak yang menghalalkan segala cara untuk mengejar kekuasaan dengan bermain isu hoaks, fitnah dan adu domba.

“Hoaks adalah kejahatan luar biasa, lebih dari teroris dan korupsi. Stop bermain jorok, tunjukkan kerja nyata untuk rakyat,” ungkap Syarief.

Hal itu mengemuka dalam diskusi publik bertema “Stop Sebar Hoax, Fitnah Ditengah Duka Bencana” di UP2YU Cafe and Resto Cikini Menteng Jakarta Pusat, Jumat (5/10/2018).

Lebih lanjut, Syarief meminta agar komitmen semua pihak untuk tidak bermain sebarkan informasi hoaks maupun cara keji lainnya. Sebab, kata dia, cara-cara tersebut sangatlah menciderai demokrasi.

“Jangan ada politisasi bencana untuk menyudutkan pemerintahan Jokowi. Hentikan penyebaran informasi hoaks, fitnah, tuduhan PKI untuk menyerang pemerintah.

“Kinerja Jokowi sudah positif, jadi pantas diberi kesempatan 1 periode lagi,” cetusnya.

Hoaks Terbongkar, Habib Salim: Allah Membuka Aib Kelompok yang Kerap Serang Jokowi

Sementara itu, Presiden Majelis Dzikir RI 1 Habib Salim Jindan Baharun mengaku sangat prihatin terhadap bencana yang menimpa di Lombok, Donggala dan Palu. Kendati demikian, pihaknya sangat mengecam berita hoaks yang dimainkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ditengah duka bencana.

“Harusnya bijak dan jangan sebar hoaks saling menjatuhkan. Mari tunjukkan kerja dan kerja seperti apa kata Presiden Jokowi,” kata Habib Salim.

Habib Salim berpesan agar calon pemimpin bangsa bisa bersikap jeli dalam melihat satu masalah dan jangan terkesan memanfaatkan momentum yang ada.

“Gara-gara hal ini, negara bisa rusak. Harusnya intelijensi dia dalam membaca berita dan isu bisa jeli. Kalau pemimpin semua seperti itu bisa rusak bangsa kita. Sok memaki,” cetus Habib Salim.

“Jangan hanya karena kita benci satu kaum lalu tidak adil, ciri ini ada dimereka. Kalau sudah seperti ini malu kita, mau di taruh mana muka kita. Ini gagal menjadi pemimpin. Urusan bencana jangan di manfaatkan,” sebut Habib Salim lagi.

Lebih jauh, Habib Salim pun memuji kinerja pemerintah yang bekerja dengan bagus apalagi Jokowi sudah menggandeng ulama. Masih kata dia, semoga setelah terbongkarnya kejadian ini semua pihak bisa mengambil hikmahnya.

“Allah sudah membuka aib orang-orang suka menyerang pemerintah saat ini. Allah akan menjaganya. Stop berita hoaks, biarkanlah pemerintah terus bekerja secara maksimal. Ulama petinggi negara mari bantu dengan doa, jangan menjadi artis di saat bencana,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed