by

Pengamat Intelijen: Organisasi Terlarang HTI Menyusup di Gerakan #2019GantiPresiden

-Polhukam-2,469 views

Jakarta – Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta menyebut ada organisasi terlarang di Indonesia yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyusup di gerakan aksi #2019GantiPresiden.

“Ada organisasi teman-teman yang dilarang termasuk HTI, itu ada di dalam tagar itu,” ungkap Stanislaus dalam diskusi bertema “#2019GantiPresiden dari Perspektif Ancaman Negara” di UP2YU Cafe and Resto, Cikini Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018).

Lebih lanjut, Stanislaus menuding gerakan ganti Presiden menjadi ancaman negara lantaran ada konteks yang diarahkan ganti sistem dan khilafah. “Ini jelas ada ancaman negara, ada ganti sistem dan khilafah jelas ini ancaman,” kata Stanislaus.

Harusnya, kata Stanislaus, pemakaian nama ganti Presiden sudah selesai karena sejak 10 Agustus nama capres cawapres penantang Jokowi telah terdaftar di KPU.

“#2019GantiPresiden harusnya berubah jadi Prabowo Presiden,” tuturnya.

Lebih jauh, Stanislaus memastikan langkah dan upaya aparat Kepolisian sudah tepat seiring waktu mayoritas masyarakat melakukan penolakan aksi #2019GantiPresiden di beberapa lokasi.

“Langkah aparat negara yang melakukan deteksi dini sangat baik. Pemindahan Neno Warisman oleh aparat juga sudah sangat soft,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed